Perbaiki CV dan Bersiap Interview Kerja

JAKARTA- Sebagai pencari kerja, kita tentu berharap agar berhasil mendapatkan pekerjaan impian. Meski begitu, persaingan di dunia kerja tidaklah seringan yang kita bayangkan. Karenanya, kita perlu bersiap sejak awal dalam pertarungan meniti karier.Langkah awal pencarian kerja dimulai dengan penyusunan resume atau curriculum vitae (CV). Resume yang “kinclong” bisa jadi menarik perhatian para pemberi kerja untuk mengundang kita dalam sebuah interview. Apa saja yang perlu kita lakukan?

Perbaiki CV dan Bersiap Interview Kerja

1. Menulis ulang resume

Menulis resume atau CV bukanlah pekerjaan iseng. Tetapi, kita semua tahu, resume yang “berkilau” dapat menjadi alat yang kuat untuk meraih karier idaman. Sangatlah layak jika mengalokasikan beberapa jam untuk merevisi dan memperbaiki resume sebagai modal promosi atau mencari pekerjaan baru.

Pakar karier Nicole Williams menilai, pernyataan ringkasan tentang profil kita dalam resume dapat memberi highlight tersendiri. Cantumkan dua hingga tiga kalimat “penjual” yang merangkum pengalaman dengan target yang ingin kita capai di bagian atas resume.
Continue reading

Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin

Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin

Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin

Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin

Tes skala kematangan adalah sebuah tes psikologi yang mengukur tingkat kedewasaan (kematangan sikap) seseorang dalam bertindak terhadap situasi tertentu dalam ilmu tes koran pauli kraepelin. Tujuan dari tes wartegg ini adalah mengeksplorasi (meneliti karakter kepribadian seseorang) terutama dalam hal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol dan reality function tes koran pauli kraepelin.

Tes Pauli Krapelin dikembangkan pertamakali oleh seorang psikiater bernama Emil Kraepelin. Kraepelin pada mulanya menciptakan alat tes yang digunakan sebagai alat bantu untuk mendiagnosa gangguan otak yaitu alzheimer dan dementia. Selanjutnya, pada tahun 1938 Prof. Dr. Richard Pauli bersama Dr. Wilhelm Arnold dan Prof. Dr. Vanmethod memperbaharui tes Kraeplin sehingga dapat distandarisasikan dan dapat pula dipakai untuk mendapatkan data tentang kepribadian. Saat ini tes tersebut dikenal dengan istilah Tes Pauli-Kraepelin. Untuk dapat mengerjakan soal psikotes pauli maupun soal psikotes lainnya dengan baik dan lulus psikotes, Ikutilah panduan dan tips psikotes yang kami berikan Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin Continue reading

soal soal psikotes matematika dan jawabannya

soal soal psikotes matematika dan jawabannyasoal soal psikotes matematika dan jawabannya , Berikut adalah Soal – Soal latihan matematika , soal ini bagus bagi anda sebagai latihan psikotes, yang akan menghadapai soal tes psikotes, atau psikotes cpns  , contoh soal ini adalah soal psikotest matematika  yang sering dipakai selama beberapa tahun yang lalu dan sampai sekarang masih dipakai oleh perusanan besar seperti astra, pama, honda AHM, adira, wika, waskita bank seperti bank mandiri, bca, bri,bni, Danamon, maupun cpns dan bumn, seperti Telkom, PLN, PDAM,Pegadaian, Pertamina, maupun BUMS atau PMA Seperti :Indosat, Telkomsel,Freeport,Dell,IBM, Caltex dsb dalam proses rekruitmen pegawai / karyawannya.

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικάmathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4] soal psikotes matematika dan jawabannya

soal soal psikotes matematika dan jawabannya

Kenapa anda mesti siap dan bisa mengerjan soal soal psikotes matematika dan jawabannya , karena soal psikotes matematika ini sering muncul di tiap ujian psikotes, maka persiapkan diri anda untuk lebih siap dalam menghadapi soal psikotes matematika .

1. Jumlah umur ayah dan umur ibu 90 tahun. Umur ayah : umur ibu = 8 : 7.
Berapa tahun umur ayah ?

2. Seorang pedagang buah membeli 1.000 buah sawo dengan harga Rp. 150.000,00. Ia menjual sawo itu Rp.180,00 per buah. Berapa % untungnya ? Continue reading

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes PsikologiModel dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi, Defini Psikotes merupakan suatu pemeriksaan psikologi, dengan alat-alat ukur tertentu (dalam bentuk soal-soal tes) yang diciptakan oleh para pakar psikologi, untuk membedakan perilaku seseorang dengan orang lain, salah satunya dengan soal psikotes.

Psikotes atau pemeriksaan psikologis tersebut merupakan“Potretan” karakter seseorang, antara lain terdiri atas keadaan emosional, hubungannya dengan orang lain, motivasi, bakat, dan sikapnya dalam menghadapi sesuatu hal. Hal-hal tersebut disebut dengan dimensi psikologis.

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi

Misalnya, Anton melamar menjadi seorang wartawan di suatu media. Profesi ini menuntut seseorang untuk memiliki kemampuan penelitian, kecermatan, kreativitas, ketekunan, dan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain. Dalam pemeriksaan psikologisnya, Anton akan diuji apakah ia memiliki sifat-sifat tersebut. Bila ya, tentu ia akan diterima. Namun bila tidak, mungkin ia harus mencari pekerjaan di bidang lain.

Psikotes sering dianggap sebagai kendala oleh mereka yang sedang mencari pekerjaan. Pasalnya, banyak yang menganggap psikotes sebagai hambatan yang bisa menjatuhkan mereka saat mengikuti proses penerimaan calon karyawan. Pendapat itu tentu saja keliru.

Perlu anda ketahui dalam menghadapi soal-soal psikotes diperlukan ketenangan jiwa dan ketenangan berpikir. Tanpa kedua hal tersebut anda tidak akan bisa menghadapi soal soal psikotes apapun bentuk soal psikotes tersebut. Continue reading

Sekilas Psikotes atau Tes Psikologi

soal psikotesDefinisi Tes Psikologi atau lebih dikenal sebagai Psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.

Tujuan Tes Psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan apa-apa yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis, dan juga tes psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi sederhananya, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut. Continue reading